NEWSTICKER
Jaksa Agung H. M Prasetyo. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jaksa Agung H. M Prasetyo. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Jaksa Agung Soroti Integritas Capim KPK

Nasional capim kpk
Kautsar Widya Prabowo • 17 Juni 2019 15:02
Jakarta: Jaksa Agung HM Prasetyo tak ingin terburu-buru menyodorkan nama jajarannya yang dianggap berkompeten mengikuti seleksi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pihaknya masih menyeleksi sosok yang dianggap memiliki integritas tinggi.
 
"Kami tidak begitu saja menyampaikan nama. Harus dengan pengamatan dan penilaian dari kejaksaan, karena itu juga diharapkan pansel capim KPK. Dilihat rekam jejaknya, dilihat personalitas dan integritasnya," kata Prasetyo saat ditemui usai memimpin upacara HUT Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kejaksaan, Jakarta Selatan, Senin, 17 Juni 2019.
 
Proses penyortiran juga diterapkan kepada jaksa-jaksa yang telah pensiun yang memiliki potensi untuk diajukan dalam seleksi capim KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita amati bagaimana (kinerja) mereka saat masih aktif. Kalau yang masih aktif lebih mudah bagi kita untuk memantau, melihat dan mencermati rekam jejak yang bersangkutan," ujarnya.
 
Prasetyo mengaku telah memiliki kriteria tersendiri yang akan mewakili korps Adhyaksa dalam seleksi capim KPK.
 
"Punya integritas, punya personalitas, punya pengalaman wawasan yang luas dan tentu ada ketegasan serta keberanian. Termasuk ketegasan dan keberanian untuk menata internal mereka sendiri," ujarnya.
 
Baca: Pansel Capim KPK Menemui Presiden
 
Sebelumnya, Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK meminta Kejaksaan Agung hingga polisi ikut mendaftar sebagai Capim KPK. Capim KPK diharapkan memiliki latar belakang praktisi hukum maupun institusi penegak hukum negara.
 
"Pansel tak hanya mengumumkan pendaftaran, tapi juga jemput bola. Jadi kita melihat nama-nama yang potensial itu akan kita hubungi agar dia mendaftar," kata Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Juni 2019.
 
Dirinya mengaku telah mengantongi sejumlah nama jaksa potensial sebagai Capim periode 2019-2023. Mereka dilihat dari pengalaman, jam terbang dan kredibilitasnya.
 
"Assessment profile itu sangat penting. Jadi, kita cari yang seperti itu. Kita juga minta Jaksa Agung menyiapkan dan mendorong (untuk mendaftar)," ucap Yenti.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif