Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) berupaya mengeksekusi terpidana kasus penganiyaan Andy Cahyady, Wenhai Guan. Medcom.id/Siti Yona
Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) berupaya mengeksekusi terpidana kasus penganiyaan Andy Cahyady, Wenhai Guan. Medcom.id/Siti Yona

Kejaksaan Ajukan Penerbitan Red Notice Terpidana Wenhai Guan

Nasional Penganiayaan Kejaksaan Penegakan Hukum Andy Cahyady
Siti Yona Hukmana • 18 November 2021 19:45
Jakarta: Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) berupaya mengeksekusi terpidana kasus penganiayaan Andy Cahyady, Wenhai Guan. Kejaksaan mengajukan penerbitan red notice warga asing yang kabur ke Singapura itu.
 
"Kalau kemarin yang saya dapat informasinya sudah didapatkan red notice," kata Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Jakut Muhammad Sofyan Iskandar Alam saat dikonfirmasi, Kamis, 18 November 2021.
 
Sofyan belum mengetahui apakah red notice tersebut sudah terbit atau belum. Dia belum melihat suratnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia akan mempertanyakan lebih lanjut ke bagian pidana umum (Pidum) Kejari Jakut. "Kita secara berjenjang melakukan permintaannya (red notice), kami menyurat ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kejati), dari Kejati ke Kejagung (Kejaksaan Agung)," ungkap dia.
 
Permintaan red notice ini dibenarkan Kajari Jakut Made Sudarmawan. Menurut Made, Kejaksaan berupaya mengeksekusi terpidana Wenhai Guan.
 
"Intinya semua upaya kita tempuh," ujar Made.
 
Sementara itu, Andy Cahyady akan datang ke Kejari Jakut pada Jumat, 19 November 2021. Andy akan mempertanyakan langsung upaya eksekusi Wenhai Guan.
 
"Iya besok saya ke Kejari Jakut pukul 10.00 WIB," kata Andy.
 
Baca: Respons Replik Jaksa, Pengacara Tegaskan Andy Cahyady Korban
 
Kasus ini bermula saat penganiayaan yang dilakukan WNA Wenhai Guan terhadap Andy Cahyady. Namun, Wenhai mengaku menjadi korban dan melaporkan Andy ke polisi hingga diputus bersalah. Andy telah menjalani hukuman pidana enam bulan penjara.
 
Andy melaporkan balik perbuatan penganiayaan yang dilakukan Wenhai. Wenhai kemudian diputus enam bulan penjara. Namun belum sempat menjalani hukuman. Warga asing itu kembali ke negara asal di Singapura.
 
Selang beberapa bulan, Wenhai kembali ke Tanah Air dan melaporkan Andy dalam perkara yang sama. Andy diproses hingga dituntut satu tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Andy akan menjalani sidang putusan pada Selasa, 23 November 2021.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif