Bos judi online terbesar di Sumatera Utara (Sumut) Apin BK alias J saat tiba dari Malaysia, di Jakarta dan mendapat pengawalan dari Polri. ANTARA/HO
Bos judi online terbesar di Sumatera Utara (Sumut) Apin BK alias J saat tiba dari Malaysia, di Jakarta dan mendapat pengawalan dari Polri. ANTARA/HO

Polda Sumut: Aset Apin BK yang Disita Bukan Milik Pejabat Polri

Siti Yona Hukmana • 21 Oktober 2022 17:37
Jakarta: Polda Sumatra Utara (Sumut) membantah informasi soal aset tersangka judi online kelas atas, Apin BK, yang disita milik dua pejabat Polri. Aset yang disita itu senilai Rp151 miliar.
 
"Semua aset yang disita milik Apin BK," kata Kabid Humas Polda Sumut Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Oktober 2022.
 
Hadi mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terkait jaringan atau kelompok yang terlibat dengan Apin BK. Dia memastikan informasi soal aset yang disita milik anggota Polri adalah tidak benar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses penyidikan masih berjalan, semua aset yang disita milik Apin BK," tegas dia.
 
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatra Utara menyita 26 aset milik bos judi online, Apin BK, total mencapai Rp151,995 miliar. Aset yang disita ini diduga hasil pengelolaan judi yang dijalani Apin BK.
 
"Dari 26 aset itu total (nilainya) sebanyak Rp151,995 miliar," kata Hadi saat dikonfirmasi, Rabu, 19 Oktober 2022.

Baca: 4 Aset Bos Judi Online di Sumatra Utara Disita Lagi


Hadi menjelaskan pihaknya bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus menelusuri kekayaan Apin BK. Tak menutup kemungkinan bakal kembali melakukan penyitaan bila ditemukan aset yang berasal dari hasil judi.
 
Aset Apin BK yang disita adalah bangunan rumah toko di sejumlah tempat di Kabupaten Deli Serdang. Penyitaan bagian dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan penyidik Polda Sumut.
 
"(Sita aset) ini adalah bagian dari proses penyidikan yang terus yang dilakukan penyidik dari Polda dan juga dari Bareskrim," tutur Hadi.
 
Apin BK ditangkap di Malaysia dan langsung dibawa ke Tanah Air, tepatnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat malam, 14 Oktober 2022. Apin sempat diperiksa di Bareskrim Polri, kemudian dilimpahkan ke Polda Sumut karena laporan berawal di wilayah tersebut.

Baca: Pemeriksaan Bos Judi Online Apin BK Berlangsung Seharian


Apin BK tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Kabupaten Deli Serdang, Senin sore, 17 Oktober 2022. Dengan pengawalan ketat kepolisian, ia langsung diboyong ke Mapolda Sumut.
 
Kasus judi online ini mulanya digerebek Polda Sumut. Pelaku bermarkas di perumahan elit Komplek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Penggrebekan dipimpin langsung Kapolda Sumatra Utara, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.
 
Di gedung berlantai tiga yang digerebek polisi itu, dioperasikan sebanyak 21 situs judi daring. Antara lain LEBAH 4D, DEWA JUDI 4D, dan LARIS 4D yang memiliki omzet sekitar Rp500 juta hingga Rp1 miliar per hari.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif