KPK Periksa Sespri Bos Lippo Cikarang
Ilustrasi KPK - MI.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan kepada Sekretaris Pribadi Presiden Direktur Lippo Cikarang (LPCK) Toto Bhartolomeus, Melda. Dia bakal diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan perizinan pembangunan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor (SMN)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 14 November 2018.

Selain Melda, KPK juga memanggil empat orang lain. Mereka yakni Kasi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Yani Firman; Kabid Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Slamet; Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus; dan pihak swasta Achmad Bachrul Ulum.  


Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek ini ialah PT Mahkota Sentosa Utama yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. PT Lippo Cikarang Tbk berada di bawah naungan Lippo Group.

(Baca juga: KPK Mengendus Adanya Manipulasi Izin Meikarta)

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. Meikarta menjadi proyek terbesar Lippo Group selama 67 tahun grup bisnis milik Mochtar Riady itu berdiri.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (NHY) sebagai tersangka dan delapan orang lainnya.

Mereka antara lain Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT), serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Kemudian, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Dalam kasus ini, Billy Sindoro diduga memberikan uang Rp7 miliar kepada Neneng dan anak buahnya. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.

(Baca juga: KPK Dalami Pertemuan Bos Lippo dengan Neneng)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id