Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Gelap Mata, Wanita di Cengkareng Bunuh Selingkuhan Suaminya

Nasional polri polisi Kasus Pembunuhan Pembunuhan Berencana
Rahmatul Fajri • 15 Mei 2022 01:04
Jakarta: Polisi mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Dini Nurdiani, 26, warga Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menangkap seorang wanita berinisial NU, 36, diduga pelaku pembunuhan.
 
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena gelap mata. Korban merupakan selingkuhan dari suaminya.
 
"Motif pelaku melakukan pembunuhan keji tersebut karena cemburu," ujar Ardhie, melalui keterangannya, Sabtu, 14 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ardhie menjelaskan NU nekat menghabisi nyawa korban lantaran terbakar api cemburu setelah menemukan pesan singkat di ponsel suaminya. Pesan tersebut berisi tentang pertanyaan kapan suami tersangka bakal menceraikan tersangka.
 
"Melihat pesan seperti itu, tersangka langsung naik pitam, dan merencanakan pembunuhan tersebut," kata Ardhie.
 
Baca: Warga Rusun Dakota Kemayoran Digegerkan Penemuan Mayat Pria
 
Ardhie mengatakan NU diam-diam membalas pesan singkat dari korban. Singkat cerita NU yang mengaku keponakan suaminya, kemudian mengajak korban untuk buka puasa bersama. NU menjemput korban di Halte Garuda Taman Mini.
 
"Jadi tersangka berpura-pura sebagai utusan suaminya atau selingkuhan korban. Ia berpura-pura sebagai keponakan dari selingkuhannya," ungkap dia.
 
Tersangka lebih dulu mempersiapkan alat-alat untuk menghabisi korban. Ada kunci inggris, gunting rumput, hingga pakaian salin.
 
NU berhasil menemui korban. Keduanya naik kendaraan bersama. NU berdalih hendak mengantar korban menemui suaminya.
 
NU mulai menepikan kendaraannya di tempat sepi. Saat korban lengah, tersangka pun langsung memukul kepala korban dengan kunci inggris. Melihat korban masih bernyawa, tersangka lanjut menusuk korban dengan gunting rumput
 
"Melihat korban sudah tidak bernyawa kemudian tersangka menyeretnya ke dalam parit kecil yang tidak jauh dari lokasi,” kata Ardhie.
 
Melihat baju yang dikenakan berlumur darah, tersangka mengganti pakaian tersebut dengan pakaian yang telah disiapkan. Kemudian, tersangka membuang barang bukti tersebut tidak jauh dari lokasi kejadian.
 
NU dijerat pasal 340 Jo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif