Polisi Buka Peluang Periksa Anies di Kasus Sembako Maut

Muhammad Al Hasan 23 Mei 2018 15:40 WIB
Tragedi Sembako
Polisi Buka Peluang Periksa Anies di Kasus Sembako Maut
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: MTVN/Arga Sumantri).
Jakarta: Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus pembagian sembako yang menewaskan dua bocah di Monas, Jakarta Pusat. Setelah memeriksa Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Monas, Mundjirin, polisi bakal memeriksa Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut tak menutup kemungkinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal diperiksa. 

"Nanti kita tunggu agenda dari penyidik seperti apa. Apakah diperlukan atau tidak (memeriksa Anies)," Kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 23 Mei 2018.


Sebelum menentukan pemeriksaan pada Anies, penyidik menunggu kesaksian Kadis Pariwisata DKI. Dia bakal diperiksa besok, Kamis, 24 Mei 2018. 

"Baru kita susun langkah berikutnya," imbuh dia. 

(Baca juga: FUI Disebut Selewengkan Izin)

Argo mengungkapkan saat ini penyidik fokus pada dua hal. Yakni perizinan acara dan kematian dua bocah. 

Dalam kesaksiannya kemarin, Mudjirin mengakui izin acara yang dilangsungkan Forum Untukmu Indonesia (FUI) tidak sesuai proposal. 

"Kalau dari tadi alasan Pak Munjirin memang tidak sesuai dari proposal yang diajukan," kata Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Nico Purba di Polda Metro Jaya, Selasa, 22 Mei 2018.

Dua bocah tewas usai acara bagi-bagi sembako di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, 28 April 2018.  Dalam acara bagi-bagi sembako itu, 400 ribu kupon sembako habis dibagikan. Pihak penyelenggara mengklaim acara jauh dari muatan politik.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id