Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Medcom.id/Siti Yona Hukmana

MAKI Dukung Kapolri Rekrut Pegawai KPK yang Dipecat

Candra Yuri Nuralam • 28 September 2021 20:51
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berencana menarik pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipecat dengan hormat pada 30 September 2021. Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mendukung sikap Listyo.
 
"Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kapolri yang justru akan merekrut 56 orang yang dianggap tidak lolos tes wawasan kebangsaan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis, Selasa, 28 September 2021. 
 
Dia menilai langkah Listyo merupakan bagian dari penghormatan kepada pegawai KPK. Boyamin yakin Listyo punya pemikiran yang matang sebelum merencanakan hal itu.

"Saya kira ini bentuk penghargaan Kapolri karena sebenarnya orang-orang 56 telah bersedia jadi aparatur sipil negara (ASN) itu kan bentuk pengorbanan. Jadi dulu pegawai KPK yang independen tapi ini bentuk pengorbanan, saya kira Kapolri melihatnya dari sisi itu," ujar Boyamin.
 
Baca: KPK Meminta Polemik TWK Disetop
 
Menurut dia, rencana Listyo tak sekadar pemberian pekerjaan semata. Sebab, pegawai  yang dipecat KPK tetap bisa memberantas rasuah di Indonesia dengan bendera Korps Bhayangkara.
 
Di sisi lain, MAKI tidak memaksakan pegawai menerima tawaran Listyo. Menurut Boyamin, penerimaan maupun penolakan merupakan hak para pegawai.
 
"Kalau saran saya ya diterima, karena ini bentuk penghargaan dan justru bisa mebedol deso kepada Dittipikor Mabes Polri Bareskrim dan itu akan memperkuat Babes Polri dalam melakukan pemberantasan korupsi," tutur Boyamin.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan