Terdakwa Baiq Nuril dan Jaksa Agung M Prasetyo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Terdakwa Baiq Nuril dan Jaksa Agung M Prasetyo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Baiq Nuril Berharap Dapat Amnesti sebelum 17 Agustus

Nasional pelecehan seksual pencemaran nama baik
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Juli 2019 13:13
Jakarta: Terdakwa kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Baiq Nuril berharap bebas sebelum 17 Agustus 2019. Nuril ingin melihat putrinya mengibarkan bendera merah putih saat upacara HUT ke-74 RI.
 
"Saya ingin melihat dan kemenangan itu kemenangan untuk Indonesia," kata Nuril di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Nuril menunggu amnesti Presiden Joko Widodo. Kementerian Hukum dan HAM bakal mengeluarkan surat rekomendasi pada Kepala Negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan guru honorer SMA di Mataram, NTB, itu berharap Presiden segera memberikan amnesti. Nuril ingin melihat putrinya bertugas sebagai salah satu pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi NTB.
 
Hari ini, Nuril juga mendapat kepastian dari Jaksa Agung M Prasetyo, tak bakal buru-buru dijebloskan ke penjara. Prasetyo mendengarkan masukan masyarakat sebelum menghukum Nuril.
 
"Ibu Baiq Nuril tidak perlu khawatir dan ketakutan pada eksekusi dimasukkan dalam jeruji besi," kata Prasetyo.
 
(Baca juga:Menkumham Tandatangani Surat Rekomendasi Amnesti Baiq Nuril)
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif