Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Eks Menag Dihadirkan di Sidang Romahurmuziy

Nasional OTT Romahurmuziy
Fachri Audhia Hafiez • 04 Desember 2019 13:20
Jakarta: Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin akan dihadirkan pada sidang terdakwa dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy alias Romi. Lukman bakal dikorek ihwal penerimaan suap yang melibatkan eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
 
"Memang kita jadwalkan (menjadi saksi)," kata jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Desember 2019.
 
Jaksa KPK juga memanggil tiga saksi lain, yakni Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Norman Zein, mantan Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa Noer, dan seorang saksi Asep Saifudin Chalim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lukman dihadirkan sebagai saksi buat perkara yang sama pada 26 Juni 2019. Politikus PPP itu menjadi saksi buat terdakwa Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin.
 
Romi didakwa menerima suap Rp325 juta dari Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi, Rp91,4 juta. Perbuatan itu bertentangan dengan posisinya sebagai anggota DPR periode 2014-2019 atau selaku penyelenggara negara.
 
Suap diterima Romi bertahap dari Januari-Maret 2019. Perbuatan rasuah ini diduga dilakukan bersama-sama dengan Lukman Hakim Saifuddin dalam pengangkatan jabatan Haris sebagai kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.
 
Romi didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif