Polisi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Permadi Pilih Rapat Ketimbang Memenuhi Panggilan

Nasional kasus makar
Kautsar Widya Prabowo • 14 Mei 2019 12:02
Jakarta: Politikus Partai Gerindra Permadi memastikan tidak hadir dalam pemeriksaan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri hari ini. Hal tersebut, lantaran ini memiliki agenda di MPR.
 
"Aku tidak hadir karena ada rapat MPR," kata Permadi saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019.
 
Berdasarkan surat pemanggilan, ia akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dugaan makar mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkat Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Surat penundaan pemeriksaaan sudah disampaikan melalui kuasa hukum kepada penyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah hari ini (surat penundaan). Saya belum tahu tapi tadi pagi atau kapan karena yang bawa pengacara saya," tutur dia.
 
Kivlan Zen sudah diperiksa terkait kasus ini kemarin. Dia dicecar 26 pertanyaan terkait kasus dugaan makar selama hampir lima jam oleh penyidik tindak pidana umum (tipidum) Bareskrim Polri.
 
Baca: Kekalahan Peserta Pilpres Picu Kasus Dugaan Makar
 
"Saya rasa penyidik memperlakukan klien kami selaku saksi dan tadi sudah diklarifikasi mengenai tuduhan-tuduhan yang dituduhkan dalam pasal makar, penyebaran berita bohong, dan tentang menghasut," kata kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 13 Mei 2019.
 
Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan makar. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Kivlan dilaporkan melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif