Gedung Merah Putih KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Gedung Merah Putih KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Usul Pangkas Tunjangan ASN yang 'Bandel' Tak Lapor LHKPN

Fachri Audhia Hafiez • 10 Desember 2022 09:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usul pemangkasan tunjangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tak patuh setor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Langkah itu dinilai efektif supaya ASN bisa tertib lapor LHKPN.
 
"Kami mendorong kepada instansi terkait, mendorong agar ada sanksi yang jelas. Misalnya, pemotongan tunjangan, itu efektif. Jikalau mereka tidak melaporkan, salah satu komponen dilakukan pemotongan, itu contohnya," kata Direktur LHKPN, Isnaini, pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Desember 2022.
 
Menurut dia, belum ada sanksi tegas bagi ASN yang 'bandel' tak lapor LHKPN. ASN yang tak patuh hanya dikenakan sanksi administrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi mengacu pada peraturan di Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999, sanksi yang diterapkan hanya memang sanksi administrasi. Di mana, sanksi administrasi tidak disampaikan secara jelas," ucap Isnaini.
 

Baca: Jadi Tersangka KPK, Segini Harta Kekayaan Hakim Agung Gazalba Saleh


Di sisi lain, KPK terbantu dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021. Beleid mengatur pejabat negara yang tidak melaporkan harta kekayaannya ke KPK, dikenakan hukuman.
 
"Jikalau meraka tidak lapor, maka menurut PP tersebut dikenakan hukuman disiplin berat, administrasi, dan fungisonal dikenakan hukuman disiplin sedang," terang dia.
 
Isnaini menekankan KPK menindak para penyelenggara negara yang kedapatan menyembunyikan harta kekayaannya maupun memberikan data tidak valid dalam LHKPN-nya. Para pejabat negara nakal tersebut bakal dipanggil KPK untuk diklarifikasi.
 
"Jikalau mereka tidak melaporkan secara lengkap, jadi kalau ditemukan, kami bisa memanggil, mengklarifikasi dan meminta kepada mereka untuk segara melengkapi apa yang belum mereka laporkan," kata Isnaini.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif