Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK: Penegak Hukum Masih Dianggap Belum Adil dan Transparan

Candra Yuri Nuralam • 28 September 2022 09:01
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong penguatan sistem penanganan perkara yang terintegrasi dengan seluruh penegak hukum di Indonesia. Penguatan penting untuk menguatkan transparansi dan keadilan dalam penanganan perkara.
 
"Secara umum, penegakan hukum di Indonesia dianggap masih belum dilakukan secara adil dan transparan," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 September 2022.
 
KPK melihat masih banyak koordinasi yang dilakukan penegak hukum masih belum optimal. Apalagi, kata Ali, terikait dengan pertukaran informasi antaraparat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penguatan sistem penanganan perkara diyakini bisa membuat koordinasi penegak hukum bisa lebih maksimal. Penegak hukum harus bisa memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi dalam memaksimalkan penanganan kasus.
 
"Tantangan pada era teknologi informasi juga masih belum tertangani dengan baik. Kehadiran teknologi informasi dirasa belum dimanfaatkan secara baik untuk menciptakan proses penanganan perkara yang cepat dan transparan," ujar Ali.
 

Baca juga: Mau Izin Berobat ke Luar Negeri, Lukas Enembe Cukup Datangi KPK


 
Penggunaan teknologi untuk berkomunikasi itu bisa dilakukan dengan menggunakan Sistem Database Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT TI). Sistem itu menjadi prioritas dari tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).
 
SPPT TI sudah bisa diakses oleh banyak instansi. Lembaga itu yakni KPK, Kemenkopolhukam, kemenkominfo, Badan Siber dan Sandi Negara, Kemenkumham, Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung.
 
"Sehingga diharapkan mewujudkan penegakan hukum di Indonesia yang berkualitas dan selaras dengan tujuan pembangunan nasional," kata Ali.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif