Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron. Medcom.id
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron. Medcom.id

Dipimpin Gus Yahya, NU Diharapkan Ikut Jihad Melawan Korupsi

Nasional KPK PBNU Muktamar Nahdlatul Ulama Pemberantasan Korupsi Yahya Cholil Staquf
Fachri Audhia Hafiez • 25 Desember 2021 00:12
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron berharap Nahdlatul Ulama (NU) bisa tampil dalam jihad melawan korupsi. Hal ini seiring dengan terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.
 
"Saatnya NU kembali tampil menjadi pemimpin perjuangan dan jihad melawan korupsi," kata Ghufron kepada Medcom.id, Jumat, 24 Desember 2021.
 
Ghufron juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Yahya. Menurut Ghufron, Gus Yahya juga akan menjaga dan merawat Indonesia dalam upaya pemberantasan korupsi lewat pemikiran-pemikirannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kini Indonesia yang dihargamatikan oleh NU sedang berjuang melawan korupsi. Karena keadilan dan kesejahteraan Indonesia yang dicitakan pendiri bangsa terhambat dan bisa gagal karena korupsi. Korupsi telah merasuk ke semua sendi dan sektor bangsa," ujar Ghufron.
 
Baca: NU Diharapkan Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat
 
Dia juga berharap NU istikamah dan menjadi garda terdepan dalam gerakan moral. Sekaligus memimpin gerakan sosial dalam memberantas dan membersihkan korupsi dari Indonesia.
 
"Kebesaran NU dari sisi nilai maupun jumlah jemaahnya diharapkan mampu memotori gerakan sosial anti korupsi," ucap Ghufron.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif