Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf/Lampost.co
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf/Lampost.co

NU Diharapkan Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat

Nasional PBNU Muktamar Nahdlatul Ulama nahdlatul ulama Yahya Cholil Staquf
M Sholahadhin Azhar • 24 Desember 2021 19:42
Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) diharapkan menjadikan NU sebagai lokomotif kebangkitan ekonomi umat. Hal tersebut bakal menjadi hadiah bagi nahdliyin yang selama ini menjadi lokomotif gerakan ahlus sunah wal jamaah.
 
"Harapan kami, Gus Yahya menjadikan NU sebagai lokomotif gerakan kebangkitan ekonomi umat. Karena PR besar masalah kebangsaan di antaranya adalah masalah ekonomi umat," kata Sekretaris Pengurus Wilayah NU (PWNU) Kalimantan Selatan Berry Nahdian Furqan melalui keterangan tertulis, Jumat, 24 Desember 2021.
 
Selain itu, Berry juga berharap Gus Yahya dapat mewujudkan kepengurusan yang solid dan kompak. Termasuk, menempatkan pihak berkualitas sesuai bidangnya di kepengurusan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gus Yahya Diharap Bisa Memajukan Gerakan Islam Moderat
 
Kemudian, dia meminta kepengurusan PBNU yang baru membangun program strategis dengan melibatkan pengurus wilayah dan cabang NU. Penguatan kelembagaan dan isu-isu kebangsaan lainnya mesti menjadi prioritas.
 
"Karena kami menilai ujung tombaknya ada di wilayah dan cabang-cabang NU. Sehingga nantinya bisa berjalan dengan maksimal," ujar Berry. 
 
Gus Yahya, kata dia, memiliki tanggung jawab berat memimpin PBNU. Sehingga, perlu melibatkan seluruh potensi yang dimiliki. Berry mengatakan Gus Yahya belajar banyak dari Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sehingga diyakini mampu mengemban tugas tersebut.
 
"Serta belajar banyak dari KH Said Aqil Siroj yang sangat kami banggakan. Semoga ke depan Gus Yahya mampu mewujudkan cita-cita kedua tokoh itu, baik Gus Dur maupun KH Said Aqil," kata dia.
 
Menurut dia, seluruh pengurus wilayah dan pengurus cabang NU se-Indonesia menyampaikan terima kasih kepada KH Said Aqil Siroj. Pengabdiannya 11 tahun memimpin PBNU dianggap luar biasa.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif