Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ketua Adat Kinipan Effendi Buhing Wajib Lapor

Nasional pencurian curas Effendi Buhing
Siti Yona Hukmana • 28 Agustus 2020 01:08
Jakarta: Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menangguhkan penahanan Ketua Adat Kinipan Effendi Buhing. Effendi kini menjadi tahanan kota dan wajib lapor.
 
"Iya betul sekali (wajib lapor) dan janji untuk kooperatif dalam proses penyidikan selanjutnya," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2020.
 
Penahanan empat tersangka lainnya, yakni Riswan, Teki, Embang dan Semar juga ditangguhkan. Keempat tersangka dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pembakaran dan pengancaman itu juga menjadi tahanan kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Demikian halnya untuk empat tersangka lainnya sudah ditangguhkan," ujar Hendra.
 
Baca: Ketua Adat Kinipan Effendi Buhing Tak Kooperatif
 
Effendi ditangkap di kediamannya, Rabu, 26 Agustus 2020. Penangkapan atas tindak lanjut dari tiga laporan oleh PT Sawit Mandiri Lestari (SML) terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pembakaran dan pengancaman.
 
Effendi disebut orang yang memerintahkan tiga dugaan tindak pidana tersebut. Hal itu diakui oleh Riswan, Teki, Embang dan Semar.
 
Sebelumnya, Effendi ditahan untuk 20 hari pertama dalam proses penyidikan. Effendi juga disebut tak kooperatif saat penangkapan. Effendi diseret dari rumahnya ke dalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi.
 
Effendi dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Lalu, Pasal 55 KUHP tentang ikut dalam perbuatan kejahatan dan Pasal 56 KUHP tentang membantu melakukan perbuatan kejahatan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif