Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Mapolda Metro Jaya. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Mapolda Metro Jaya. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Elite Gerindra Sebut Penahanan Lieus Ditangguhkan

Nasional partai gerindra kasus makar pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 03 Juni 2019 12:30
Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut pengajuan penangguhan penahanan terhadap Lieus Sungkharisma dikabulkan polisi. Dasco menyebut tersangka dugaan makar dan penyebaran berita bohong (hoaks) itu akan dibebaskan, sore nanti.
 
"Iya hari ini Pak Lieus rencananya akan dikeluarkan. Setelah surat penangguhannya tadi diproses. Sore nanti dikeluarkan (dari tahanan)," kata Dasco di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 3 Juni 2019.
 
Lieus diajukan menjadi tahanan kota. Dasco mengakui jadi penjamin dari permohonan penangguhan tahanan terhadap Lieus. Dasco menyebut, permohonan itu sudah dibicarakan dengan penyidik dua hari lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah bicara dan komunikasinya bukan hari ini saja. Sudah dua hari kami komunikasikan dan tadi sudah bertemu penyidik dan bertemu Pak Lieus juga. Insyaallah hari ini akan diselesaikan," ujar Anggota Komisi III DPR itu.
 
Baca: Elite Gerindra Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Lieus
 
Hingga berita ini ditulis, polisi belum memberikan keterangan resmi soal nasib permohonan penangguhan penahanan Lieus. Rencananya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono akan memberikan keterangan kepada awak media, sore nanti.
 
Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Lieus Sungkharisma ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu, 19 Mei 2019 malam. Kemudian ditangkap pada Senin, 20 Mei 2019 pukul 05.00 WIB di Apartemen Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
 
Lieus diduga melakukan penyebaran berita bohong atau hoaks dan makar. Lieus kini masih ditahan di Mapolda Metro Jaya.
 
Lieus disangkakan melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 1 serta Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87, dan atau Pasal 163 juncto Pasal 107 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Lieus terancam hukuman 15 tahun penjara hingga seumur hidup.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif