Mayjen (Purn) Kivlan Zen memenuhi panggilan polisi. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Mayjen (Purn) Kivlan Zen memenuhi panggilan polisi. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Kivlan Zen Diberondong 51 Pertanyaan

Nasional kasus makar
Ilham Pratama Putra • 17 Mei 2019 09:53
Jakarta: Mayor Jenderal (Mayjen) (Purn) Kivlan Zen selesai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan makar atas tersangka politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana. Dia dicecar 51 pertanyaan oleh penyidik.
 
"Alhamdulillah (pemeriksaan) baik, sudah selesai pemeriksaan. (Ada) 51 pertanyaan bahas semua yang soal viral itu," kata Kivlan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat, 17 Mei 2019, dini hari.
 
Pemeriksaan terhadap Kivlan Zen memakan waktu hingga 14 jam. Alumnus Akademi Militer (Akmil) pada 1971 itu menjalani pemeriksaan sejak Kamis, 16 Mei 2019, pukul 11.00 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu baru selesai diperiksa pada Jumat pukul 01.30 WIB dini hari. Namun, dia merasa nyaman atas pemeriksaan panjang ini.
 
“Semua enak, dari pihak Polri penyidik ramah tamah dan kita menjawabnya senang dan tenang. Eggak ada apa-apa, enak gitulah. Jadi saya terima kasih sama penyidik bahwa kita ditanya dengan gembira, enggak ada apa-apa," jelas dia.
 
Kivlan diinterogasi akibat pernyataan people power yang dilontarkan Eggi Sudjana beberapa waktu lalu. Dia menyerahkan kasus ini kepada polisi dan akan mengikuti proses hukum yang berlaku.
 
Baca: Kivlan Tak Tahu Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana
 
"Harapannya semua tenang dan rapi. Nanti siapa yang menang kita serahkan saja sebagaimana prosesnya. Jadi saya sebagai rakyat bukan orang siapa-siapa. Saya hanya memperjuangkan keadilan dan kebenaran," ujar Kivlan Zein.
 
Sementara itu, Eggi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan makar pada Selasa, 7 Mei 2019. Dia terjerat setelah videonya yang menyuarakan people power viral di media sosial.
 
Selasa, 14 Mei 2019, pukul 23.00 WIB, penyidik menahan Eggi untuk 20 hari ke depan. Eggi disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif