Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Koordinator Pungli di JICT Perintahkan Anak Buah Berbohong ke Polisi

Nasional premanisme polri DKI Jakarta pungutan liar Pelabuhan
Siti Yona Hukmana • 12 Juni 2021 17:05
Jakarta: Polisi membuka fakta baru kasus pungutan liar (pungli) di area Jakarta International Container Terminal (JICT). Koordinator pungli Ahmad Zainul Arifin sempat memerintahkan anak buah menyangkal polisi.
 
"Memberikan pengumuman di grup WhatsApp (WA) 'Dapur RTGC A' ketika Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penindakan pungli, sebagai langkah-langkah antisipasi agar bisa menyangkal kegiatan yang mereka lakukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 12 Juni 2021.
 
Pelaku lain juga diminta tidak memberitahu pihak kepolisian keterlibatan Zainul dalam praktik pungli di area JICT. "Supaya enggak ketahuan, tersangka meminta yang lain jangan 'buka-buka kartu', jangan kasih tahu kalau melibatkan dia," ujar Yusri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Jadi Koordinator Pungli di Tanjung Priok, Supervisor PT MTI Ditangkap)
 
Zainul ditetapkan tersangka. Dia merupakan karyawan outsourcing di sebuah perusahaan yang memiliki kewenangan memerintahkan para operator crane memilih truk yang akan dibongkar muat terlebih dahulu.
 
Zainul mendapat uang Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Uang gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
 
Zainul telah ditahan. Dia dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pengancaman jo Pasal 55 KUHP.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif