Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

16 Anggota Telah Disidang Etik Terkait Kasus Brigadir J, Ini Daftarnya

Siti Yona Hukmana • 29 September 2022 04:33
Jakarta: Polri terus mengebut pelaksanaan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap anggota yang melanggar etik dalam penanganan kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Total sudah 16 anggota disidang etik hingga Rabu, 28 September 2022.
 
"Itu (sidang etik) harus dikejar secara maraton kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Rabu, 28 September 2022.
 
Total ada 35 anggota yang diduga tidak profesional dalam bertugas dan harus menjalani sidang etik. Sebanyak 16 telah disidang, sisanya 19 anggota lagi yang akan menjalani sidang KKEP.

Berikut ini daftar 16 anggota yang telah disidang etik;

Kelompok tersangka obstruction of justice:

  1. Irjen Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri
  2. Kombes Agus Nur Patria, mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri
  3. Kompol Chuck Putranto, mantan Ps Kasubbagaudit Baggak Etika Powabprof Divisi Propam Polri
  4. Kompol Baiquni Wibowo, mantan Ps Kasubbagriksa Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri
Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka karena bermufakat menghalangi penyidikan kasus penembakan Brigadir J. Mereka dikenakan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat dari Korps Bhayangkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keempatnya mengajukan banding. Sidang banding Ferdy Sambo telah digelar Senin, 19 September 2022. Banding Sambo ditolak, artinya dia resmi dipecat dari Korps Bhayangkara. Sementara itu, banding tiga tersangka obstruction of justice lainnya akan digelar dalam waktu dekat.
 

Baca: Langgar Etik Kasus Brigadir J, Eks Kasubdit Kamneg Polda Metro Didemosi 4 Tahun

 

Kelompok anggota yang melanggar etik ringan hingga berat:

  1. AKP Dyah Chandrawati, mantan Paur Subbagsumda Bagrenmin Divisi Propam Polri. Dia melanggar etik terkait surat kepemilikan senjata api tersangka Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE) atau E. Dyah dikenakan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama satu tahun.
  2. AKBP Pujiyarto, mantan Kepala Sub Direktorat Remaja, Anak, dan Wanita (Kasubdit Renakta) Polda Metro Jaya. Dia melanggar etik ringan terkait penanganan laporan yang dilayangkan istri eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi soal dugaan pelecehan seksual oleh almarhum Brigadir J. AKBP Pujiyarto dikenakan sanksi penempatan khusus (patsus) selama 28 hari dari tanggal 12 Agustus-9 September 2022 di ruang patsus Divisi Propam Polri. Penahanan itu telah dijalani Pujiyarto.
  3. AKBP Jerry Raymond Siagian, mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya. Jerry melakukan pelanggaran berat terkait penanganan dua laporan terhadap Brigadir J. Jerry dipecat tidak hormat dari institusi Polri. Dia mengajukan banding dan sidang banding akan digelar dalam waktu dekat.
  4. Bharada Sadam, mantan Ton 3 KI Markas Yon D Resimen I Paspelopor Korbrimbob Polri. Sadam disidang etik karena mengintimidasi dua wartawan saat meliput di rumah Ferdy Sambo. Sopir Sambo itu dikenakan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama 1 tahun.
  5. Brigadir Frillyan Fitri Rosadi, mantan BA Roprovos Divisi Propam Polri. Pelanggaran Frillyan sama dengan Bharada Sadam. Namun, dia dikenakan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama 2 tahun.
  6. Briptu Firman Dwi Ariyanto, mantan Banum Urtu Roprovos Divisi Propam Polri. Dia diduga ikut mengintimidasi dua wartawan bersama Bharada Sadam dan Brigadir Frillyan. Briptu Firman dikenakan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama 1 tahun.
  7. Ipda Arsyad Daiva Gunawan, mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Arsyad melanggar etik terkait penyelidikan penembakan Brigadir J di tempat kejadian perkara (TKP). Arsyad dikenakan sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama 3 tahun.
  8. Briptu Sigid Mukti Hanggono, mantan Banit Den A Ropaminal Divpopam Polri. Tak dibeberkan jenis pelanggarannya. Dia dikenakan sanksi administratif yaitu demosi atau tak naik jabatan selama 1 tahun.
  9. Iptu Januar Arifin, eks Pamin Den A Ropaminal Divpropam Polri. Polri tidak merinci pelanggaran etik Januar. Hanya saja, dia disebut tidak profesional dalam melaksanakan tugas terkait kasus Brigadir J. Januar dikenakan sanksi administratif yaitu mutasi berupa demosi selama 2 tahun.
  10. AKP Idham Fadilah (IF), mantan Panit II Unit III Den A Ropaminal Divpropram Polri. Polri juga tidak membeberkan pelanggaran Idham, dia hanya disebut tidak profesional dalam melaksanakan tugas. Idham dikenakan sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama 1 tahun.
  11. Iptu Hardista Pramana Tampubolon (HT), mantan Panit I Unit 1 Den A Ropaminal Divpropam Polri. Hardista dikenakan sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama 1 tahun.
  12. AKBP Raindra Ramadhan Syah (RRS), mantan Kasubdit 1 Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Tidak dibeberkan jenis pelanggaran Raindra, dia hanya disebut tidak profesional dalam melaksanakan tugas. AKBP Raindra dikenakan sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama 4 tahun. Dia mengajukan banding.

 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif