Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)

ISIS Mendanai Aksi Terorisme di Indonesia dan Filipina

Nasional terorisme teror bom terorisme di filipina
Kautsar Widya Prabowo • 24 Juli 2019 13:44
Jakarta: Polri telah mengantongi identitas penyandang dana aksi terorisme Indonesia hingga Filipina yang dilakukan Saefulah alias Chaniago. Mereka disebut-sebut berasal dari jaringan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).
 
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Saefulah telah menerima dana Rp413.169.857 untuk menjalankan aksi. Dana tersebut berasal dari lima negara, yakni Trinidad dan Tobago, Maladewa, Jerman, Venezuela dan Malaysia.
 
"Mereka kelompok ISIS yang ada di negara-negara tersebut," ujar Dedi saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi menyebut fakta tersebut terkuak dari keterangan terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Novendri yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada Kamis, 18 Juli 2019 di Padang, Sumatera Barat.
 
Baca juga:Aliran Dana Teroris Asia Tenggara Ditelusuri
 
Kendati demikian, Polri tidak memiliki kewenangan untuk bertindak terlalu jauh dalam mengejar penyandang dana yang berada di luar negeri. Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan kepolisian masing-masing negara.
 
"Tentu akan diburu oleh negara-negara tersebut," tuturnya.
 
Polri intens berkoordinasi dengan sejumlah negara sahabat untuk menangkap Saefulah. Kerja sama dilakukan dengan Polisi Diraja Malaysia, Filipina, hingga Afganistan.
 
"Termasuk beberapa negara lain seperti Amerika Serikat," imbuh Dedi.
 
Dedi memerinci sedikitnya 12 orang yang terdeteksi mengirimkan uang untuk JAD, yakni atas nama Yahya Abdal Karim empat kali dari Tobago, Fawas Ali dari Tobago, Caterina dari Tobago, Ahmed Afrah dari Maladewa, Rahmat Fari dari Tobago, Feri dari Tobago, Pedro Manuel dari Venezuela, Mehmud dari Jerman, Simao dari Jerman, Musli dari Maladewa, Sinar dari Tobago, dan Zonius Onde Zahali dari Malaysia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif