Konferensi pers soal penemuan zat radioaktif. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Konferensi pers soal penemuan zat radioaktif. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Pegawai Batan Pemilik Zat Radioaktif Jadi Tersangka

Nasional nuklir
Kautsar Widya Prabowo • 13 Maret 2020 16:26
Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri meningkatkan statuspemilik zat radioaktif sesium Cs-137, SM. Pegawai Badan Tenaga Nuklir (Batan) itu menyimpan zat radioaktif di kediamannya, Kompleks Batan Indah tanpa izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan).
 
"Yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Agung Budijono, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Maret 2020.
 
Agung menjelaskan penemuan zat radioaktif di rumah SM terkuak tim gabungan saat patroli di sekitar Perumahan Batan Indah. Rumah SM dicurigai menyimpan radioaktif melalui alat ukur tingkat radioaktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca:Pegawai Batan Diduga Tak Sendiri Mengelola Zat Radioaktif)
 
"Kita temukan adanya pancaran radiasi radioaktif pada salah satu rumah. Ada peningkatan radioaktif di rumah SM, disitu kita curigai," jelasnya.
 
Polisi telah memeriksa 26 saksi. Tersangka merupakan karyawan Batan yang akan memasuki masa purna tugas Mei 2020.
 
Agung menuturkan polisi masih mendalami alasan SM menyimpan zat radioaktif. SM dijerat Pasal 42 dan 43 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan ancaman hukuman dua tahun dan denda maksimal Rp100 juta.
 
"Karena ancaman hukuman di bawah lima tahun, tersangka tidak dilakukan penahanan," tutur Agung.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif