Ilustrasi KPK. MI
Ilustrasi KPK. MI

KPK Kembali Sita Lahan Terkait Kasus Nurhadi

Nasional Suap di MA
Fachri Audhia Hafiez • 03 September 2020 09:25
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset terkait perkara dugaan korupsi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Aset yang diduga berhubungan dekan kasus Nurhadi itu berupa perkebunan sawit di Desa Padang Bulu Lama, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara.
 
"Penyitaan aset berupa lahan kebun sawit seluas 33 ribu meter persegi dan dokumen pendukungnya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 3 September 2020.
 
Penyitaan dilakukan usai penyidik KPK memeriksa saksi-saksi pada Rabu, 2 September 2020. KPK juga menyita uang tunai Rp100 jutadari salah satu saksi. Uang itu diduga dari hasil pengelolaan kebun sawit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Barang Bukti di Persembunyian Nurhadi Diselisik
 
Ali mengatakan penyitaan tersebut hasil koordinasi KPK dengan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Kristanti Yuni Purnawanti dalam penyidikan. KPK terus mempertajam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara di MA pada 2012-2016 yang menjerat Nurhadi.
 
KPK juga telah menyita lahan kebun sawit di lokasi yang sama dengan luas sekitar 530,8 hektare. KPK terus mengejar aset yang dimiliki Nurhadi dari hasil kejahatan rasuah.
 
"KPK akan terus berupaya maksimal dalam penyidikan ini dengan terus mengejar aset-aset yang diduga hasil kejahatan dalam perkara dimaksud," tegas Ali.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif