Jakarta: Moses Faan, buron pembunuh warga berinisial OA di distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada akhir 2020 ditangkap. Pelaku yang diduga anggota kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) itu ditangkap di Maybrat pada Sabtu, 15 Januari 2022.
"Setelah sekian lama dalam persembunyian, akhirnya tersangka Moses Faan berhasil dibekuk oleh tim Resmob Polres Sorong Selatan di Kampung Karsu, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat," kata Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid melalui keterangan tertulis, Senin, 17 Januari 2022.
Moses Faan masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 28 Desember 2020. Moses Faan diduga membunuh OA di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, sekitar pukul 09.30 WIT pada 11 Desember 2020.
Baca: Pola Operasi Damai Cartenz Masih Digodok
Choiruddin mengatakan Moses Faan ditangkap saat bersembunyi. Dia sempat melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan parang.
Kemudian, petugas melepas tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara. Namun, tembakan peringatan tak dihiraukan.
"Petugas mengimbau dan memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara. Namun, tersangka Moses Faan tetap tidak mengindahkan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai SOP (standar operasional prosedur) terhadap tersangka," terang Choiruddin.
Terpisah, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi menyebut masih ada satu DPO lagi yang belum tertangkap. DPO itu atas nama Manfret Fatem.
"Baru satu yang ditangkap. Masih dalam pengejaran," ungkap Adam.
Sebelumnya, seorang warga Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, diduga tewas dibunuh anggota kelompok KNPB. Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) tersebut menyebarkan foto korban untuk meneror warga lain.
"Setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap warga, para pelaku ini sempat foto bersama jasad korban, kemudian mereka edarkan untuk meneror warga di sana," kata Pelaksana Tugas Kapolres Persiapan Maybrat Kompol Bernadus Okoka Bernardus dalam keterangan tertulis Kamis,17 Januari 2020.
Foto tersebut diambil pelaku di lokasi kejadian. Tampak dalam foto korban diletakkan pada bagian depan dan pelaku di belakang yang sedang berpose berdua dengan rekannya.
Korban terlihat mengalami luka tebas pada pinggang sebelah kiri. Luka tersebut menganga yang membuat tulang keluar. Aksi keji itu dikecam karena dilakukan di bulan kasih, yang seharusnya semua pihak saling menjaga perdamaian menjelang Natal 2020.
Peristiwa berawal saat dua warga Kampung Sori, Aifat Timur, Maybrat, dianiaya kelompok KNPB pada Jumat, 11 Desember 2020. Salah satu korban, OA meregang nyawa akibat penyerangan tersebut.
Sementara itu, satu warga lainnya berinisial KS mengalami luka serius. Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Keyen, Kabupaten Sorong Selatan.
Selain melakukan penyerangan, KNPB juga merusak tiga sepeda motor yang salah satunya milik korban. Sedangkan, dua motor lainnya milik tukang ojek dan warga yang berada di sekitar lokasi. Tiga sepeda motor tersebut telah dibawa polisi sebagai barang bukti.
Pascapenyerangan, aktivitas pemerintahan di Kabupaten Maybrat sempat terganggu. Sejumlah kantor ditutup. Teror yang dilakukan juga membuat warga takut keluar rumah.
Sebelumnya, seorang warga Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, diduga tewas dibunuh anggota kelompok KNPB. Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) tersebut menyebarkan foto korban untuk meneror warga lain.
"Setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap warga, para pelaku ini sempat foto bersama jasad korban, kemudian mereka edarkan untuk meneror warga di sana," kata Pelaksana Tugas Kapolres Persiapan Maybrat Kompol Bernadus Okoka Bernardus dalam keterangan tertulis Kamis,17 Januari 2020.
Foto tersebut diambil pelaku di lokasi kejadian. Tampak dalam foto korban diletakkan pada bagian depan dan pelaku di belakang yang sedang berpose berdua dengan rekannya.
Korban terlihat mengalami luka tebas pada pinggang sebelah kiri. Luka tersebut menganga yang membuat tulang keluar. Aksi keji itu dikecam karena dilakukan di bulan kasih, yang seharusnya semua pihak saling menjaga perdamaian menjelang Natal 2020.
Peristiwa berawal saat dua warga Kampung Sori, Aifat Timur, Maybrat, dianiaya kelompok KNPB pada Jumat, 11 Desember 2020. Salah satu korban, OA meregang nyawa akibat penyerangan tersebut.
Sementara itu, satu warga lainnya berinisial KS mengalami luka serius. Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Keyen, Kabupaten Sorong Selatan.
Selain melakukan penyerangan, KNPB juga merusak tiga sepeda motor yang salah satunya milik korban. Sedangkan, dua motor lainnya milik tukang ojek dan warga yang berada di sekitar lokasi. Tiga sepeda motor tersebut telah dibawa polisi sebagai barang bukti.
Pascapenyerangan, aktivitas pemerintahan di Kabupaten Maybrat sempat terganggu. Sejumlah kantor ditutup. Teror yang dilakukan juga membuat warga takut keluar rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)