Mantan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Mantan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Belum Terima Putusan Banding RJ Lino

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi Pemberantasan Korupsi Pelindo II rj lino Korupsi Pelindo II
Candra Yuri Nuralam • 10 Mei 2022 00:27
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima putusan banding mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost (RJ) Lino. Pengadilan Negeri DKI Jakarta menguatkan vonis empat tahun penjara RJ Lino.
 
"Sejauh ini tim jaksa KPK belum memperoleh pemberitahuan resmi soal isi putusan dimaksud," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 9 Mei 2022.
 
Ali berharap Pengadilan Tinggi DKI Jakarta segera memberikan salinan putusan itu. Lembaga Antikorupsi membutuhkan salinan tersebut untuk menentukan langkah hukum lanjutan untuk RJ Lino.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Akan kami pelajari lebih lanjut pertimbangan majelis hakim. Selanjutnya kami tentukan langkah hukum berikutnya," ujar Ali.
 
Baca: Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis 4 Tahun Penjara RJ Lino
 
Pengajuan banding RJ Lino Kandas. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis empat tahun penjara dari pengadilan tingkat pertama untuk Lino.
 
"Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 44/Pid.Sus-TPK/2021/PNJkt.Pst tanggal 14 Desember 2021," bunyi putusan banding Lino yang dikutip pada Senin, 9 Mei 2022.
 
Lino divonis empat tahun penjara serta denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Dia terbukti bersalah melakukan korupsi pengadaan tiga unit quay container crane (QCC) twin lift berkapasitas 61 ton pada PT Pelindo II.
 
RJ Lino terbukti menguntungkan korporasi serta menyalahgunakan kewenangannya yang mengakibatkan kerugian negara USD1,997 juta. Korporasi yang diuntungkan sekaligus perusahaan yang menggarap QCC adalah Wuxi Hua Dong Heavy Machinery Science and Technology Group Co Ltd. (HDHM) asal Tiongkok.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif