Idrus Minta 30 Mobil Jenazah kepada Sofyan
Dirut PLN Sofyan Basir/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir menyebut Idrus Marham pernah meminta 30 mobil  jenazah untuk masjid di sejumlah daerah. Permintaan itu disampaikan kepada Sofyan ketika Idrus, eks Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, dan Johannes Budisutrisno Kotjo bertandang ke rumahnya.

"Pak Idrus bicara soal agama dan kebutuhan mobil untuk masjid karena (saat itu menjabat) Menteri Sosial," kata Sofyan saat menjadi saksi untuk Kotjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018.

Baca: Kotjo Didakwa Suap Idrus dan Eni Rp4,7 Miliar


Permintaan itu, kata dia, juga disampaikan Eni melalui telepon. Jaksa kemudian memutar rekaman percakapan antara Eni dan Sofyan.

Dalam rekaman percakapan tersebut Eni mengingatkan Sofyan mempertimbangkan permintaan Idrus. Sofyan tak membantah rekaman percakapan itu. Ia menyebut perbincangannya dengan Eni terkait permintaan 30 unit mobil jenazah.

"Dia (Idrus) minta 30 unit mobil jenazah. Dia mau bicara sama Pak Kotjo," jelas Sofyan.

Baca: Dirut PLN Dikenalkan ke Terdakwa oleh Eni

Ia juga mengakui pernah menawarkan bantuan tersebut melalui dana program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN. Namun, pihaknya hanya mampu membantu memberikan tiga unit mobil jenazah. Ia lantas menyarankan Idrus meminta bantuan kepada Kotjo.

"Saya bilang, mungkin sama Pak Kotjo ya karena perusahaan bisa kasih dana bantuan sosial melalui CSR. Tapi saya enggak tahu jadi minta apa enggak," kata dia.





(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id