Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kepala Maybank Cipulir Tawarkan Rekening Berjangka Palsu kepada Winda Earl

Siti Yona Hukmana • 06 November 2020 16:59
Jakarta: A, Kepala Cabang Maybank Cipulir, Jakarta Selatan, ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan dana nasabah. A menawarkan pembukaan rekening berjangka kepada atlet e-sports Evos Ladies Mobile Legend, Winda D Lunardi alias Winda Earl. 

"Sementara rekening tersebut di bank itu sendiri enggak ada. Jadi memalsukan data-datanya, sehingga dari situ uangnya ditarik yang bersangkutan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 6 November 2020. 

Menurut dia, A menjanjikan Winda Earl keuntungan besar dengan pembukaan rekening berjangka itu. Winda langsung percaya dan memberikan data pribadinya untuk proses pembukaan rekening berjangka tersebut. 

"Iming-iming keuntungan sampai 10 persen secara berjangka. Tinggi sekali kan," ucap Awi.

Winda menyetorkan dana hingga mencapai Rp22,87 miliar. A kemudian menguras dana korban dan menyerahkannya ke teman-temannya sebagai investasi. 

Baca: Kepala Maybank Cipulir Tersangka Raibnya Uang Rp20 Miliar Atlet Evos Winda Earl

"Teman-teman tersangka memungkinkan jadi calon tersangka, yang memutar uang hasil kejahatan," ujar jenderal bintang satu itu. 

Awi menyebut rekan tersangka A itu bukan pegawai Maybank. Awi belum mau menyebut identitas dan jumlah teman A yang menerima uang Winda Earl.

Awi mengatakan tersangka A dijerat pasal berlapis. Namun, dia belum bisa memerinci. 

"Ancaman pidana ada dua, Undang-Undang Perbankan (UU Nomor 10 Tahun 1998) dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU Nomor 8 Tahun 2010)," beber Awi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>