Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Dugaan Pidana Resepsi Pernikahan Anak Rizieq Diulik

Nasional dki jakarta Virus Korona Rizieq Shihab Anies Baswedan protokol kesehatan
Siti Yona Hukmana • 17 November 2020 15:22
Jakarta: Dugaan pidana terkait protokol kesehatan dalam resepsi pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, diulik kepolisian. Penyelidikan dimulai dengan mengklarifikasi hal tersebut pada pemerintah daerah, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"Penyelidikan itu untuk menjawab satu hal, ada atau tidak ada pidananya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 17 November 2020.
 
Tubagus mengatakan penyelidikan memakan waktu dua hingga tiga hari. Ada sembilan saksi yang diperiksa dari elemen penyelenggara negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SelainAnies, terperiksa lain adalahWali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang Sukana. Kepolisian juga memeriksa Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Pusat Bernard Tambunan, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW) di kediaman Rizieq.
 
Tubagus menuturkan pemerintah daerah akan ditanyai soal status penanganan covid-19 di DKI Jakarta. Utamanya, terkait pembatasan sosial berskala besar (PSSB) dengan ketentuan kekarantinaan kesehatan.
 
Baca:9 Unsur Penyelenggara Negara Diperiksa Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab
 
"Karantina itu bentuknya macam-macam ada karantina rumah ada karantina rumah sakit, wilayah, ada PSBB itu termasuk bagian dari kekarantinaan," jelas Tubagus.
 
Penyidik juga akan menanyakan dugaan pelanggaran dalam acara yang digelar Rizieq, dikaitkan dengan ketentuan PSBB. Jika ketentuan itu dilanggar, tindak pidana telah terjadi.
 
"Kalau ada pidana, maka akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan ada atau tidaknya pidana baru kemudian dinaikkan ke proses penyidikan," terang Tubagus.
 
Penyidik fokus memeriksa saksi penyelenggara negara. Setelah itu, polisi bakal memeriksa saksi panitia penyelenggara pesta pernikahan, dilanjutkan memeriksa saksi dari tamu yang hadir.
 
"Setelah hasil klarifikasi ini dilakukan dengan beberapa bukti, nanti baru akan dilakukan gelar perkara untuk dinaikkan menjadi penyidikan menentukan siapa tersangkanya," ungkap Tubagus.
 
Tubagus tak memungkiri polisi akan memanggil Rizieq Shibab. Namun, dia mengatakan pemanggilan Rizieq bergantung pada hasil penyelidikan.
 
Pelaku berpotensi melanggar UU. Pelaku bisa dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
 
Pesta pernikahan anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020 ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran covid-19.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif