Mantan Menpora Imam Nahrawi saat dibawa ke rutan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Mantan Menpora Imam Nahrawi saat dibawa ke rutan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Sekretaris Kemenpora Kembali Diperiksa KPK

Nasional Kasus Suap Imam Nahrawi
M Sholahadhin Azhar • 23 Oktober 2019 12:20
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto. Dia diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2018.
 
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IMR (eks Menpora Imam Nahrawi)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu 23 Oktober 2019.
 
Ini kali kedua Gatot dipanggil sejak terakhir ke KPK pada September 2019. Febri menyebut Korps Antirasuah mendalami peran Gatot dalam kasus dana hibah dari Kemenpora untuk KONI 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain Gatot, penyidik juga memanggil saksi lain. Mereka yakni karyawan PT BNI, Esra Juni Hartaty Siburian; Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Oyong Yanuar Asmara; Staf Bagian Perencanaan KONI, Twisyono; Plt Asdep IV Organisasi Prestasi, Ahmad Arsani; Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar Deputi IV Kemenpora, Akbar Mia, Sekretaris Tim Verifikasi, Amir Karyatin; karyawan bank Cucu Sundara; dan Kepala Bagian Keuangan, Eny Purnawati.
 
KPK menjerat Imam Nahrawi dan sekretaris pribadinya Miftahul Ulum dalam kasus suap dari KONI. Mereka diduga menerima uang Rp14,7 miliar dalam rentang 2014-2018. Dalam rentang 2016-2018, Imam Nahrawi diduga meminta uang Rp11,8 miliar.
 
Imam diduga telah menerima total Rp26,5 miliar. Fulus itu diduga komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018.
 
Imam dan Miftahul dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif