Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Polri Diminta Tak Sungkan Usut Kasus Purnawirawan TNI

Nasional kasus makar
Arga sumantri • 19 Juni 2019 13:12
Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta Polri tak sungkan mengusut kasus hukum yang beririsan dengan purnawirawan TNI. Hukum harus terus ditegakan bila memang itu benar.
 
"Kalau hukum ya tegakan hukum yang benar. Kalau sudah benar kenapa enggak nyaman, tegakan saja siapa pun," kata Ryamizard di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019.
 
Ryamizard mengaku tak begitu suka berurusan dengan hukum atau politik. Sebagai pejabat negara, dia enggan terlampau jauh ikut campur. Yang jelas, bagi dia, hukum tak boleh tebang pilih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menteri, Presiden bisa kena hukum kok. Hukum itu panglima tertinggi harus dilaksanakan, tapi yang benar," ujarnya.
 
Baca:Kivlan Ngotot Difitnah
 
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tidak nyaman bagi institusinya dalam menangani kasus yang menjerat sejumlah purnawirawan TNI. Namun, dia menjamin penanganan kasus akan tetap dilakukan secara profesional.
 
"Penanganan kasus purnawirawan TNI tentu secara pribadi dan institusi ini jujur menimbulkan ketidaknyamanan bagi Polri sendiri, enggak nyaman," kata Tito di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2019.
 
Dia pun mengaku pernah menangani kasus yang menjerat purnawirawan Polri. Dia bilang saat berhadapan dengan hukum semua pihak dianggap sama.
 
"Meskipun tidak nyaman tapi kita hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum," ujar Tito.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif