Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Dok. Istimewa
Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Dok. Istimewa

Polri Sebut Ferdy Sambo Otak Pembunuhan Brigadir J

Juven Martua Sitompul • 09 Agustus 2022 19:42
Jakarta: Polri menetapkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J). Ferdy disebut otak dari perbuatan keji tersebut.
 
"Irjen FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi tembak menembak di rumah dinasnya," Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Sementara itu, tiga tersangka lain memiliki peran masing-masing. Untuk Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (E) sebagai eksekutor penembakan Brigadir J.
 

Baca: Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Brigadir J


Agus menegaskan Ferdy sebagai otak pembunuhan Brigadir J. Ferdy dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 junto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berdasarkan hasil pemeriksaan keempat tersangka menurut perannya masing-masing penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 junto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun," kata Agus.
 
Polri sebelumnya menetapkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J). Penetapan tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup.
 
"Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus memutuskan untuk menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sabagai tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif