Psikotes capim KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Psikotes capim KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Lima Capim KPK Berhadapan dengan DPR

Nasional capim kpk seleksi pimpinan kpk
Arga sumantri • 11 September 2019 09:00
Jakarta: Komisi III DPR mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK). Sebanyak lima dari 10 capim KPK pilihan Panitia Seleksi (Pansel) bakal mengikuti tahapan tersebut.
 
Merujuk jadwal Komisi III, uji kelayakan dan kepatutan rencananya dimulai pukul 10.00 hingga pukul 18.30 WIB, Rabu, 11 September 2019. Tahapan ini berlangsung di ruang rapat Komisi III.
 
Lima capim KPK yang bakal 'ditelanjangi' adalah hakim Nawawi Pomolango, advokat Lili Pintauli Siregar, pegawai Kementerian Keuangan Sigit Danang Joyo, dosen Nurul Ghufron, dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) I Nyoman Wara. Capim KPK sisanya bakal diuji esok hari. Durasi uji kelayakan dan kepatutan setiap capim KPK sekitar 1 jam 30 menit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyatakan ada sejumlah parameter yang akan didalami terhadap para capim. Soal integritas, contohnya. Komisi III bakal berpegang catatan Pansel terkait rekam jejak para capim KPK.
 
"Soal integritas itu namanya kami yang di Komisi III itu kan karena waktunya sempit enggak melakukan misalnya tracking record sendiri," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa, 10 September 2019.
 
Kemudian, DPR juga akan mendalami kompetensi para capim. Aspek ini meliputi penguasaan hukum pidana materiel, tindak pidana korupsi dan pencucian uang, hingga KUHP dan KUHAP. "Di samping itu konsepsi dari capim itu terkait dengan pencegahan korupsi ke depan," ujar dia.
 
Uji kelayakan dan kepatutan juga menggali kepemimpinan para capim. Aspek ini penting lantaran pimpinan KPK bukan hanya untuk bekerja empat tahun. Pimpinan Lembaga Antirasuah akan memimpin dan mengelola sumber daya manusia yang sudah bekerja lebih lama di KPK.
 
"Nah ini kan juga kita harus mengerti kira-kira wawasan, gayanya segala macam harus kita gali nanti di dalam fit and proper test," ucap politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
 

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif