Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id.

Polisi Tunggu Kehadiran Eks Kapolda dan Ustaz Lancip

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 17 Juni 2019 09:50
Jakarta: Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Mochammad Sofyan Jacob terkait kasus dugaan makar dan Ahmad Rifky Umar alias ustaz Lancip dalam kasus ujaran kebencian hari ini. Polisi pun menunggu kehadiran mereka.
 
"Insyaallah hadir. Kita tunggu saja kedatangan yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
 
Sofyan Jacob bakal diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Ini merupakan panggilan ketiga untuk Sofyan. Dia tak bisa memenuhi panggilan kedua pada Senin, 10 Juni 2019, karena sakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Lancip diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Ini merupakan panggilan kedua untuk Lancip. Dia tak bisa memenuhi panggilan pertama pada Senin, 10 Juni 2019, karena ada jadwal dakwah.
 
Terkait pemeriksaan hari ini, Sofyan sudah mengonfirmasikan bakal hadir. Ia akan datang ke Polda Metro Jaya bersama kuasa hukumnya. "Insyaallah kita akan datang, Pak Sofyan juga," kata Kuasa Hukum Sofyan, Ahmad Yani.
 
Sementara itu, Lancip belum mengkonfirmasikan kehadirannya. Sofyan dan Ustaz Lancip sama-sama diperiksa pada pukul 10.00 WIB.
 
Dalam kasus makar, Kapolda Metro Jaya periode 2001 itu ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei lalu. Ia terbukti ikut dalam pemufakatan makar.
 
Baca: Eks Kapolda Metro Jaya Bakal Memenuhi Pemeriksaan
 
Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.
 
Sementara itu, Lancip baru diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian. Ia dipolisikan buntut menyampaikan ceramah terkait kerusuhan Rabu, 22 Mei 2019, di Depok, Jawa Barat, pada Juni 2018. Menurut dia, pada saat kerusuhan itu hampir 60 orang mati dan 100 orang lebih hilang.
 
Lancip disangkakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif