Eni Saragih Pasrah
Eni Maulani Saragih dalam persidangan/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Jakarta: Mantan Wakil Ketua Komisi VII periode 2014-2019 Eni Maulani Saragih menerima semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK). Eni tidak mengambil langkah hukum melalui eksepsi.

"Kami tidak menyampaikan keberatan," kata Eni dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Baca: KPK Mengapresiasi Pengembalian Uang Eni


Eni didakwa menerima suap Rp4,75 miliar dari bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo. Politikus Partai Golkar itu juga didakwa menerima gratifikasi Rp5,6 miliar dan SGD40 ribu dari berbagai pihak.

Eni menerima semua dakwaan meski jaksa belum detail menyampaikan. Dia juga telah mengajukan permohonan menjadi Justice Collaborator (JC) pada KPK.

"Saya sudah ajukan (JC). Insyallah kita lihat nanti, yang pasti kita sudah berjanji kooperatif untuk semua hal," tegas Eni.

Baca: Permohonan JC Eni Saragih Dipertimbangkan

Eni dijerat Pasal 12 b ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id