Konferensi pers pertemuan pertama ACWG G20 2022 di Gedung Merah Putih KPK. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Konferensi pers pertemuan pertama ACWG G20 2022 di Gedung Merah Putih KPK. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK Berharap G20 Momentum Genjot Upaya Pemberantasan Korupsi

Fachri Audhia Hafiez • 25 Maret 2022 16:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap forum G20 menjadi momentum untuk menggenjot pemberantasan rasuah. Ini akan didorong melalui pertemuan Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20 yang dilaksanakan pada 28-31 Maret 2022.
 
"KPK berharap G20 ACWG menjadi momentum baik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia maupun global," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Maret 2022.
 
Lili juga yakin forum itu menelurkan kesepakatan yang bisa membantu negara-negara anggota G20 maupun di luar anggota untuk mencegah korupsi pada praktik ekonomi. Kesepakatan itu terkait perekonomian yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat.

"Kita harapkan manfaat akhir dari kesepakatan-kesepakatan ini adalah mewujudkan ekonomi masyarakat yang makmur yang adil, sejahtera, dan juga tentu diharapkan bersih dari korupsi," ucap Lili.
 
Baca: KPK Geram Dana Insentif Daerah Dikorupsi
 
ACWG G20 mengusung empat isu prioritas, yaitu peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi; partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi; pengawasan professional enablers dalam tindak pidana pencucian uang; dan korupsi di sektor renewable energy.
 
Deputi Bidang Informasi dan Data KPK sekaligus Chair ACWG dalam Presidensi Indonesia G20, Mochammad Hadiyana, mengatakan ACWG G20 dapat memberikan kontribusi yang besar pada upaya-upaya pemberantasan korupsi dunia. Isu 'Peningkatan Peran Audit dalam Pemberantasan Korupsi' diklaim akan menjadi High Level Principles (HLP) dalam upaya pemberantasan korupsi global.
 
"Apabila isu Peningkatan Peran Audit dalam Pemberantasan Korupsi sebagai HLP tersebut nanti disepakati oleh seluruh anggota maka akan tercatat dalam sejarah sebagai legacy KPK atau Indonesia sebagai presidensi Indonesia tahun 2022," ujar Hadiyana.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>