Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

KPK: Remisi Gayus Tambunan Kewenangan Kemenkumham

Nasional remisi koruptor remisi gayus tambunan
Faustinus Nua • 27 Mei 2020 22:00
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar, enggan mengomentari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM yang memberikan remisi khusus Lebaran 2020 kepada terpidana kasus korupsi Gayus Tambunan. Kemenkumham dinilai mempunyai aturan dan kebijakan sendiri dalam pemberian remisi.
 
"Wah enggak usah ditanggapi, sudah ranah Kemenkumham. Jadi tentu ada aturan dan kebijakan sendiri," kata Lili kepada Media Indonesia, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Gayus merupakan terpidana kasus suap, pencucian uang, gratifikasi, dan pemalsuan paspor. Atas tindakannya, dia dihukum 30 tahun penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kebijakan remisi Lebaran ini, mantan pegawai negeri sipil (PNS) Direktorat Jenderal Pajak itu diberi pengurangan masa tahanan selama dua bulan.
 
"Itu kewenangan Kumham terhadap warga binaannya," imbuhnya.
 
Baca: Remisi Gayus Tambunan Dinilai Langgar Aturan
 
Sejumlah pegiat antikorupsi seperti Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dan pengamat korupsi lainnya mengecam kebijakan remisi untuk Gayus Tambunan. Pemberiam remisi kepada terpidana korupsi yang sudah merugikan negara dinilai justru tidak menimbulkan efek jera.
 
Kebijakan Kemenkumham juga dinilai tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. "Yang bersangkutan semestinya dihukum berat dan tak diganjar remisi," ujar Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman, Selasa, 26 Mei 2020.
 
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti menjelaskan alasan pemberian remisi kepada Gayus. Gayus dinilai sudah berkelakuan baik dan tidak melanggar aturan selama di dalam lapas.
 
Gayus bersama 105.324 narapidana muslim lainnya mendapat pengurangan masa tahanan dalam edisi remisi Lebaran 2020.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif