Pelaksana tugas juru bicara KPK Ipi Maryati Kuding. Foto: MI/Galih Pradipta
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ipi Maryati Kuding. Foto: MI/Galih Pradipta

Pencurian Emas Jadi Pelajaran, KPK Tak Akan Lindungi Pegawai Bermasalah

Nasional KPK pencurian Hukum Penegakan Hukum Dewan Pengawas KPK
Candra Yuri Nuralam • 09 April 2021 03:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sengaja membeberkan kasus pencurian 1,9 kilogram emas oleh anggota satuan tugas (satgas) berinisial IGA. Borok itu dibuka untuk jadi pelajaran bersama.
 
"Merupakan tanggung jawab KPK untuk menyampaikan kebenaran dengan jujur dan terbuka," kata pelaksana tugas juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati melalui keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.
 
Menurut dia, Lembaga Antirasuah tidak akan melindungi siapa pun yang membuat pelanggaran di KPK. Sidang IGA yang dipampangkan langsung di muka publik dinilai menjadi bukti KPK tidak berpihak kepada pegawai bermasalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Saking Kesal, KPK Pecat dan Pidanakan Pegawai Penggasak Emas
 
"KPK tegas memproses semua pelanggaran etik melalui Dewas (Dewan Pengawas KPK). Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan KPK menjaga integritas, harkat, dan martabat insan KPK juga sebagai upaya menjaga amanah dan harapan masyarakat Indonesia kepada KPK," ujar Ipi.
 
Pembeberan kasus itu dianggap sebagai bukti mekanisme kontrol di internal KPK berjalan dengan baik. Lembaga Antikorupsi disebut terus membangun citra dengan jujur.
 
Ipi mengultimatum pegawai lain untuk tidak bertindak serupa IGA. Lembaga Antikorupsi tidak segan memperkarakan pegawai jika ada kasus sama ke depan.
 
"KPK berkomitmen untuk mendukung dan kami tidak bermaksud untuk mendahului hasil pemeriksaan apakah perbuatan pelaku adalah pencurian, penggelapan jabatan, atau perbuatan lainnya. Kami akan menunggu hasil pemeriksaan kepolisian," tegas Ipi.
 
Dewas KPK memecat IGA dalam sidang etik karena ketahuan mencuri emas hasil sitaan kasus korupsi. Total, 1,9 kilogram emas dari empat kali pengambilan yang digasak IGA.
 
IGA bisa mengambil emas itu karena ditugaskan sebagai satgas di bagian penyimpanan dan pengelolaan barang KPK. Jabatan itu membuatnya bebas keluar masuk mengambil barang sitaan.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif