Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

BNPT Dorong Pondok Pesantren Aktif Cegah Radikalisme

Nasional terorisme pondok pesantren radikalisme
Antara • 12 November 2020 08:22
Jakarta: Kepala Badan Nasionalisme Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Boy Rafli Amar mengatakan masalah radikalisme dan terorisme harus terus dibendung bersama-sama. Dukungan dari semua pihak, termasuk pondok pesantren, diperlukan.
 
"Dalam upaya-upaya penanggulangan terorisme dan paham radikal intoleransi ini kita perlu meningkatkan komunikasi dengan unsur-unsur alim ulama," kata Boy Rafli di Pondok Pesantren Darun Nahdlatain Nahdlatul Wathan, Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, 11 November 2020.
 
Menurut dia, pemerintah, alim ulama, serta pondok pesantren harus bersinergi mengeliminasi berkembangnya paham-paham intoleransi. Pasalnya, kelompok radikal dan teroris kerap mengajak anak muda ikut dalam teror dengan seolah-olah melaksanakan misi tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentunya kita harapkan pengaruh pengaruh negatif itu bisa kita tiadakan. Jangan lagi ada generasi muda Indonesia dari berbagai kalangan itu harus berhubungan dengan hukum yang berkaitan dengan kejahatan terorisme," ujar dia.
 
Baca:Sekolah Dianggap Belum Mampu Tanamkan Nilai Toleransi
 
Alumnus Akademi Polisi 1988 ini menyoroti pengguna internet dan media sosial di Tanah Air yang terus bertambah. Sarana ini juga dimanfaatkan anak muda yang sedang mencari jati diri. Jika salah arah dan tanpa pembinaan, Boy Rafli khawatir mereka terjebak mengikuti teror.
 
Boy Rafli berharap bisa berkolaborasi dengan ulama yang dinilai strategis karena kelompok teroris sering menggunakan simbol agama. Dia tak mau pondok pesantren sampai diidentikkan dengan terorisme.
 
Ketua Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyebut keislaman dan kebangsaan sejatinya dua sisi dari satu mata uang. Dia menilai muslim yang baik harus membantu membangun negara.
 
"Kami bangga sebagai warga pondok pesantren dan warga pesantren akan selamanya menjadi benteng untuk negeri," kata Zainul Majdi itu.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif