Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Cindy.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Cindy.

Polri Tak Mau Membuka Hasil Penyidikan Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Cindy • 30 Januari 2020 17:39
Jakarta: Kepolisian tak akan mengungkap hasil penyidikan kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Berkas perkara kedua tersangka penyerangan berinisial RB dan RM sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI sejak Rabu, 15 Januari 2020.
 
"Berkas sudah dikirim (di Kejati), biar di sana saja nanti," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Januari 2020.
 
Argo mengatakan publik bisa mengetahui secara detail hasil kerja kepolisian dalam mengusut kasus penyiraman air keras ini di pengadilan. Jaksa penuntut umum akan membuka semua hasil laboratorium forensik (labfor), serta kronologis penyiraman air keras ke Novel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kan sama saja (lewat persidangan) diungkap juga karena sudah dikirim berkasnya," ucap Argo.
 
Korps Bhayangkara tengah menunggu Kejati DKI meneliti berkas perkara dari kedua tersangka. Para tersangka akan dibawa ke meja hijau setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.
 
Argo memastikan kepolisian siap melengkapi berkas perkara dari kedua tersangka bila dinyatakan belum lengkap oleh Kejati DKI.
 
Novel Baswedan disiram air keras sepulang dari Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11 April 2017. Novel dilarikan ke Singapura untuk menjalani operasi mata sejak 12 April 2017.
 
Tim Teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 26 Desember 2019. Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob.
 
Keduanya dijerat dengan Pasal 170 subsider 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.
 

 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif