Dua tersangka kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: Antara/Abdul Wahab
Dua tersangka kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: Antara/Abdul Wahab

Berkas Perkara Penyerang Novel Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nasional novel baswedan
Siti Yona Hukmana • 24 Januari 2020 14:16
Jakarta: Polisi telah merampungkan berkas perkara dua tersangka penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Berkas telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
"Sekarang tinggal tunggu Kejaksaan," kata Kepala Biro (Karo) Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di Gedung Kompolnas, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih meneliti berkas perkara tersebut. Jika sudah dinyatakan lengkap, maka polisi akan mengirimkan barang bukti dan tersangka atau pelimpahan tahap dua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebaliknya, bila masih dirasa belum lengkap, Kejati DKI Jakarta akan mengembalikan berkas perkara tersebut. Polisi harus kembali melengkapi poin-poin yang dibutuhkan jaksa guna melakukan penuntutan.
 
Tim teknis pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap dua terduga pelaku penyiraman air keras, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, pada 26 Desember 2019. Dua pelaku merupakan anggota polisi aktif di Satuan Kerja (Satker) Brimob.
 
Kedua tersangka dijerat Pasal 170 subsider 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.
 
Novel Baswedan disiram dengan air keras pada Selasa, 11 April 2017. Penyidik senior KPK itu diteror usai salat Subuh di Masjid Jami Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
 
Polri era Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk membedah kasus Novel. Penyerangan disimpulkan terkait pekerjaan Novel sebagai penyidik KPK.
 

 

(AGA)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif