NEWSTICKER
Ilustrasi. Kamera pengawas atau CCTV terpasang di JPO Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi. Kamera pengawas atau CCTV terpasang di JPO Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. MI/Pius Erlangga

Mengemudi Motor Sambil Main HP Didenda Rp750 Ribu

Nasional tilang elektronik
Siti Yona Hukmana • 27 Januari 2020 17:07
Jakarta: Pengendara motor yang terekam kamera tilang elektronik (e-TLE) main telepon seluler atau handphone saat mengemudi terancam denda Rp750 ribu. Nominal denda ini jadi yang paling tinggi di antara kategori pelanggaran lalu lintas yang bisa terekam e-TLE.
 
"(Main HP) itu karena bisa terganggu konsentrasinya. Diancam kurungan tiga bulan penjara atau denda Rp750 ribu," kataKasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Mapolda Metro Jaya, Senin, 27 Januari 2020.
 
Fahri menjelaskan kamera tilang elektronik juga bisa merekam sejumlah pelanggaran lainnya. Misalnya,tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, dan melanggar marka jalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menerangkan Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mengatur kalaupengendara melanggar marka jalan bisa dikenakan sanksi ancaman kurungan dua bulan penjara atau denda Rp500 ribu.
 
"Kalau tidak pakai helm ancaman kurungan satu bulan penjara atau denda Rp250 ribu," jelas Fahri.
 
Tilang elektronik terhadap sepeda motor ini mulai diterapkan per 1 Februari 2020. Polisi mulai melakukan uji coba pada Senin, 20 Januari 2020.
 
Saat ini sedikitnya terdapat 12 kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di sepanjang jalan Sudirman, Jakarta, dan sudah difungsikan. Sebanyak 12 kamera CCTV ini merupakan sebagian dari total akan ada 81 CCTV yang disiapkan.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif