Ilustrasi KPK - MI.
Ilustrasi KPK - MI.

Pejabat Lloyd's Register Indonesia Diperiksa Kasus RJ Lino

Nasional rj lino
Juven Martua Sitompul • 12 Juli 2019 11:20
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil senior surveyor PT Lloyd's Register Indonesia, Abidin Ali Mursidi. Dia diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II tahun anggaran 2010.
 
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (mantan Direktur Utama Pelindo II Richard Joost Lino)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Belum ada informasi detail kaitan Abidin Ali dalam perkara ini. Namun, kuat dugaan PT Lloyd's Register Indonesia mengetahui banyak ihwal korupsi di Pelindo II itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK menetapkan RJ Lino sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II.
 
(Baca juga:Alasan KPK Belum Tahan RJ Lino)
 
RJ Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi Dirut Pelindo II untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukkan langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC.
 
RJ Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 
Kasus ini ditangani KPK sejak Desember 2015. Namun pengusutan kasus itu belum rampung. Penyidik bahkan belum menahan RJ Lino. Dia terakhir diperiksa pada 5 Februari 2016.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif