Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Ranu Mihardja. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Ranu Mihardja. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jaksa Ranu Mihardja Daftar Capim KPK

Nasional seleksi pimpinan kpk
Damar Iradat • 04 Juli 2019 14:35
Jakarta: Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Ranu Mihardja resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ranu menyerahkan sendiri berkas pendaftarannya ke Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kementerian Sekretariat Negara.
 
"‎Meski ada rekomendasi tetap kita daftar sendiri lah, kasih sendiri berkasnya. Ngapain suruh-suruh orang. Saya ke sini kan bangga, kita pakai baju jaksa," kata Jaksa Ranu, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Ranu mengaku ‎sudah membaca beragam peraturan mekanisme pencalonan pimpinan KPK hingga UU KPK. ‎Jika terpilih, ia berjanji akan mengakselerasi pencegahan dan penindakan. Dia pun meyakini bakal lolos seleksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kan baru proses awal, kita semua harus punya keyakinan untuk berusaha‎," ujarnya.
 
Baca juga:Satu Jenderal Polisi Mundur dari Capim KPK
 
Ranu sebelumnya sempat bertugas di KPK. Selama di lembaga antirasuah itu, Ranu pernah menjabat sebagai direktur penuntutan dan deputi pengawas internal. Dia juga pernah menangkap 150 petugas KPK gadungan.
 
Ranu merupakan satu dari lima jaksa yang direkomendasikan Jaksa Agung M Prasetyo untuk mendaftarkan diri sebagai capim KPK.
 
Rekomendasi lima nama jaksa tersebut tertera dalam surat Nomor B-085/A/Cp.2/07/2019 tentang Pengusulan Pegawai Kejaksaan RI untuk Mengikuti Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan tahun 2019-2023.
 
Empat jaksa lain yang direkomendasikan sebagai capim KPK yakni; Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo; Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha, Johanis Tanak. Kemudian, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, M Rum dan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Supardi.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif