Gedung KPK. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Gedung KPK. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK Dapat Predikat WTP dari BPK

Candra Yuri Nuralam • 26 Juni 2022 11:14
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) laporan keuangan periode 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Lembaga Antikorupsi bangga dengan predikat itu.
 
"KPK mendapatkan predikat WTP dari BPK atas pemeriksaan keuangan, kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,"  kata Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 26 Juni 2022.
 
Firli mengatakan KPK bakal mengusahakan pengelolaan keuangan negara dengan transparan dan akuntabel. Pengelolaan uang negara yang baik terus menjadi komitmen KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal penting yang harus dipetik ialah bagaimana kita bisa bekerja profesional, efektif, dan efisien dengan tetap mengedepankan pertanggungjawaban transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan hukum," ujar Firli.
 
Firli mengatakan KPK juga tetap bakal mengevaluasi pengelolaan keuangan meski mendapatkan predikat WTP. Evaluasi diperlukan untuk membuat KPK menjadi lebih baik lagi.
 
"Kami akan tutup celah kekurangan dengan cara perbaikan. Untuk itu semua temuan yang sudah disampaikan BPK akan kami tindaklanjuti dan pada saatnya sesuai ketentuan akan kami laporkan tindak lanjut dan realisasinya," tutur Firli.
 
Baca: Presiden: Predikat WTP Bukan Tujuan Akhir
 
Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana mengacungi jempol sistem pengelolaan anggaran KPK. Menurut dia, BPK tidak menemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada proses audit pengelolaan keuangan KPK.
 
"Ini adalah prestasi yang pantas dibanggakan dan perlu mendapatkan apresiasi karena KPK mempertahankan opini WTP. Hal tersebut merupakan kerja keras dari seluruh jajaran KPK dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara," ucap Nyoman.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif