Ilustrasi kerukunan antarumat beragama/Medcom.id
Ilustrasi kerukunan antarumat beragama/Medcom.id

Publik Diimbau Menjauhi Perilaku yang Mengancam Kerukunan Umat Beragama

Anggi Tondi Martaon • 08 Januari 2022 12:38
Jakarta: Publik diimbau menjauhi tindakan yang dapat mengancam kerukunan. Seperti perilaku Ferdinand Hutahaean yang menyebut ‘Allahmu lemah’.
 
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf menilai ucapan Ferdinand terkesan merendahkan Allah. Dia tidak setuju bila ucapan itu disamakan dengan pernyataan Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang pernah menyebut Allah tidak perlu dibela.
 
"Pernyataan Gus Dur itu menunjukkan Allah memang berkuasa atas segalanya sehingga tidak perlu bantuan siapa pun, bahkan dari hamba yang Dia ciptakan sendiri. Sedangkan cuitan Ferdinand itu dapat dipahami terkesan merendahkan Allah, karena disifati dengan kata lemah," kata Bukhori melalui keterangan tertulis, Sabtu, 8 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota Komisi Agama DPR itu meminta agar Ferdinand memperdalam pengetahuan agamanya. Dia juga berpesan agar Ferdinand lebih bijak dalam berkata dan bersikap.
 
"Dia (Ferdinand) mesti bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya karena telah menimbulkan gangguan terhadap kerukunan umat beragama," kata dia.
 
Baca: Usut Kasus Ferdinand Hutahaean, Polri Minta Keterangan Ahli dari Pemuka Agama
 
Dia juga berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian ini. Perilaku yang dapat merusak kerukunan harus dijauhi.
 
"Bagi setiap pihak agar dapat menjauhi segala perilaku di ruang publik yang berisiko mengancam kerukunan umat beragama," ujar dia.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif