Mantan Kepala Bareskrim Polri Anang Iskandar mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Medcom.id/Damar Iradat)
Mantan Kepala Bareskrim Polri Anang Iskandar mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Medcom.id/Damar Iradat)

Eks Kabareskrim Daftar Capim KPK

Nasional seleksi pimpinan kpk
Damar Iradat • 03 Juli 2019 12:34
Jakarta: Mantan Kepala Bareskrim Polri Anang Iskandar mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, ini adalah wujud baktinya kepada masyarakat.
 
Mengenakan batik coklat lengan panjang, Anang tiba di Kementerian Sekretariat Negara, lokasi pendaftaran capim KPK pada pukul 11.00, Rabu, 3 Juli 2019. Anang mengaku hanya mempersiapkan berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar sebagai capim.
 
"Datang ke sini menjadi kewajiban saya untuk hadir. Jadi, saya memenuhi kewajiban saya untuk hadir mendaftar capim KPK," kata Anang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengaku mendaftar dengan inisiatif sendiri dan dari dorongan teman-teman kepolisian. Anang juga tak mendaftar atas lembaga kepolisian, karena telah pensiun sejak tiga tahun lalu.
 
Baca juga:Pati Polri Capim KPK Diminta Setor LHKPN
 
Anang percaya jika pengalamannya selama 34 tahun mengabdi di kepolisian bisa meningkatkan kualitas KPK. Selain pengalaman sebagai polisi, ia juga mengantongi pengalaman sebagai akademisi.
 
"Karena saya punya pengalaman menjadi seorang guru, saya juga punya pengalaman sebagai penyidik, pengalaman menjadi atasan penyidik korupsi, atasan penyidik tindak pidana pencucian uang. Pengalaman-pengalaman itu akan digunakan untuk mengubah situasi lebih baik," ungkap mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu.
 
Dalam kesempatan itu, Anang juga sedikit membeberkan rencananya jika terpilih sebagai pimpinan lembaga antirasuah. Fokusnya yakni menyeimbangkan pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta soal tindak pidana pencucian uang.
 
"Ya, itu kita seimbangkan. Tergantung situasional dan situasi masyarakat. Menyeimbangkan itu memang perlu pengalaman, tidak hanya ngomong, tapi kita punya rasa," ujar Anang.
 
Baca juga:Antasari Usul Pembentukan Dewan Pengawas KPK
 
Anang juga mengklaim dapat mengatasi konflik internal antara penyidik internal dan penyidik dari kepolisian. Menurut dia, memperbaiki kondisi tersebut tergantung pimpinan menyinergikan semua pihak dalam KPK.
 
"Tim building itu sangat penting. Supaya kita sukses dalam melaksanakan tugas. Bidang apa saja yang pertama adalah team building sama peningkatan kemampuan. Setelah itu baru sasaran tugas KPK yang kita tunjukkan," tandasnya.
 
Sampai saat ini, sudah ada 156 orang yang mendaftar sebagai capim KPK. Pendaftaran capim KPK akan berakhir pada Kamis, 4 Juli 2019.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif