Lambang KPK. Foto: MI/Panca Syurkani
Lambang KPK. Foto: MI/Panca Syurkani

Karyawan Waskita Karya Dikorek Soal Proyek Fiktif

Nasional kasus korupsi waskita karya
M Sholahadhin Azhar • 17 Oktober 2019 11:00
Jakarta: Staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya, Wagimin, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi 14 proyek fiktif. Wagimin sejatinya dipanggil terkait hal serupa, Rabu, 16 Kamis 2019.
 
"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.
 
Selain itu, ada tiga orang karyawan Waskita yang dipanggil, yakni Benny Panjaitan, Marsudi, dan Mintadi. Febri menyebut keterangan para saksi dibutuhkan guna melengkapi berkas perkara kasus ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fathor menjadi tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar. Keduanya diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk pekerjaan fiktif pada 14 proyek PT Waskita Karya.
 
Proyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek yang telah dikerjakan perusahaan lain dibuat seolah-olah akan dikerjakan empat perusahaan yang telah teridentifikasi.
 
Diduga empat perusahaan tersebut tidak menjalankan pekerjaan sebagaimana tertuang dalam kontrak. Namun, PT Waskita Karya tetap membayar perusahaan subkontraktor tersebut.
 
Setelah menerima bayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu kemudian mengembalikan uang kepada sejumlah pihak, termasuk Fathor dan Yuly. Negara merugi hingga Rp186 miliar akibat kasus ini. Jumlah ini menjadi total pembayaran PT Waskita Karya kepada perusahaan subkontraktor pekerjaan fiktif. 
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif