NEWSTICKER
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. Foto: Medcom.id/Cindy
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. Foto: Medcom.id/Cindy

450 Drum Tanah Terpapar Radioaktif Diteliti

Nasional nuklir batan
Zaenal Arifin • 29 Februari 2020 00:40
Jakarta: Sebanyak 450 drum tanah dan vegetasi terpapar radioaktif diamankan dari Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, Banten. Tanah dan vegetasi tersebut diteliti di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).
 
"Apakah temuan-temuan tersebut juga mengandung unsur zat radioaktif cs137 (sesium 137) itu atau tidak, itu sedang diteliti," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Kompleks Mabes Polri Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.
 
Berdasarkan penelitian Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), kata Asep, tingkat paparan zat radioaktif di Batan Indah sudah mengalami penurunan. Namun, proses pembersihan dan dekontaminasi terus dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk memberikan jaminan bahwa daerah tersebut kembali normal," ucap Asep.
 
450 Drum Tanah Terpapar Radioaktif Diteliti
Aktivitas Clean up di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, Selasa 18 Februari 2020. (Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama)
 
Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan juga memastikan tingkat paparan zat radioaktif di lahan kosong Perumahan Batan Indah, terus berkurang. Mulanya, paparan di lokasi itu yakni 140 mikrosievert per jam.
 
"Paparan saat ini yang ada di lokasi sudah menurun sekitar dua mikrosievert per jam," kata Anhar saat menggelar konferensi pers di Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, Jumat, 28 Februari 2020.
 
Anhar memastikan proses pengeboran di lokasi terpapar masih dilakukan. Kedalaman ditambah menjadi 40 sentimeter.
 
Baca:Pemilik Sesium Berpotensi Dijerat Pidana
 
Proses dekontaminasi dilanjutkan dengan remediasi untuk mengembalikan kondisi lahan seperti semula. Anhar memastikan pembersihan dilakukan hingga ada pernyataan bersih dari Bapeten.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif