Petugas melakukan rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto
Petugas melakukan rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto

Rekonstruksi Kasus Novel untuk Melengkapi Berkas Tersangka

Nasional novel baswedan
Yurike Budiman • 07 Februari 2020 11:46
Jakarta: Rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan untuk kelengkapan berkas. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI mengembalikan berkas perkara tersangka kasus Novel.
 
"Kami rasa cukup sesuai kesepakatan dengan teman-teman dari jaksa penuntut umum. Rekonstruksi yang dilaksanakan hari ini sudah cukup sesuai yang diharapkan, sesuai kesepakatan pembahasan sebelumnya," kata Wakil Direktrur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti Haryadi di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 7 Februari 2020.
 
Dedy mengungkap penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atau pra-rekonstruksi sebanyak tujuh kali. Pihaknya siap mempertanggungjawabkan hasil rekonstruksi di persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan proses rekonstruksi tertutup bagi media agar berjalan cepat dan lancar. Pengamanan sesuai aturan.
 
Kejati DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara dua tersangka penyerang Novel, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis. Berkas keduanya dinyatakan belum lengkap.
 
Rekonstruksi Kasus Novel untuk Melengkapi Berkas Tersangka
Petugas melakukan rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto
 
Dokumen itu sebelumnya diterima Kejati DKI pada Kamis, 16 Januari 2020 dan dikembalikan ke Penyidik Polda Metro Jaya sejak Selasa, 28 Januari 2020.
 
"Pengembalian karena masih ada kekurangan syarat formal dan materiel yang perlu dilengkapi oleh pihak penyidik guna memenuhi keabsahan dan unsur-unsur kualifikasi pasal yang disangkakan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi.
 
Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan, Jumat, 7 Februari 2020. Rekonstruksi berlangsung pukul 03.00 WIB hingga 06.30 WIB di depan rumah Novel di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tak jauh dari Masjid Al Ihsan.
 
Novel Baswedan disiram air keras sepulang dari Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Tim Teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis, 26 Desember 2019.
 
Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob. Ronny dan Rahmat dijerat Pasal 170 subsider 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif