Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

10 Catatan Apik KPK Selama 2020

Nasional kpk kasus korupsi antikorupsi
Candra Yuri Nuralam • 30 Desember 2020 11:58
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kinerjanya selama 2020. Ada sepuluh poin yang jadi garis besar kinerja Lembaga Antikorupsi selama setahun.
 
Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan kebanggaan pertamanya, yakni nilai indeks perilaku antikorupsi (IPAK) yang mencapai 3,84. Rentang IPAK dari 0 sampai 5.
 
"Target (KPK) 4, capaian (angka 3,84) sudah menyentuh 96 persen," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 30 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firli juga memamerkan kinerja KPK pada pemulihan aset. Tercatat, KPK merealisasikan 58,80 persen dari target 70 persen total aset bermasalah negara yang dipulihkan tahun ini. Dia mengeklaim KPK sudah mencapai 84 persen dari target.
 
Baca: Legislator: Tuduhan KPK Dilemahkan Tak Terbukti
 
Ketiga, KPK mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi ini menjadi target wajib KPK tahun ini.
 
Eks Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri itu menyebut nilai sistem akuntabilitas KPK juga tinggi. Tercatat, Lembaga Antikorupsi itu mendapatkan nilai 81,64 dari target 82.
 
"Capaian 99,56 persen untuk nilai sistem akuntabilitas kinerja KPK mendapatkan predikat A," ujar Firli.
 
Di samping itu, KPK mendapatkan nilai 3,56 dari target 3,6 pada indeks maturitas sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). KPK sudah mencapai 98,89 persen target tahunan.
 
Keenam, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan nilai tinggi untuk indeks maturitas sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) KPK. Lembaga Antikorupsi itu mendapat skor 3,55 dari skala 4 di 2020.
 
"Angka ini lebih besar dibanding capaian tahun 2019 sebesar 2,68," tutur Firli.
 
Firli menyebut selama 2020, KPK menyelesaikan 83,25 persen target tahunan untuk memberikan rekomendasi perbaikan regulasi dan tata kelola sektor prioritas. Selain itu, Lembaga Antirasuah mengeluarkan rekomendasi terkait penanganan covid-19.
 
Kedelapan, KPK memantau tindak lanjut dari 27 rekomendasi dan 65 kajian yang dikeluarkan sepanjang 2020. Firli menyebut KPK turut terlibat dalam penyusunan lima peraturan pemerintah (PP) yang sudah direalisasikan. Masih ada lima PP yang digodok bersama KPK. 
 
Terakhir, Firli menerbitkan 16 aturan internal. Regulasi itu dikeluarkan sebagai harmonisasi aturan dan produk hukum bagi insan KPK.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif