Lukas Enembe Diduga Sering Sewa Jet Pribadi untuk Bepergian ke Banyak Tempat
Candra Yuri Nuralam • 05 Oktober 2022 11:25
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Gubernur Papua Lukas Enembe sering bepergian menggunakan jet pribadi. Dugaan ini didalami dengan memeriksa Pilot dari RDG Air Lines Sri Mulyanto pada Selasa, 4 Oktober 2022.
"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan penggunaan private jet oleh tersangka LE (Lukas Enembe) ke berbagai tempat," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Oktober 2022.
Ali enggan memerinci tempat yang dituju Lukas pakai jet pribadi itu. Namun, penggunaan jet pribadi itu diyakini berkaitdan dengan dugaan suap dan gratifikasi terkait pengerjaan infrastruktur di Papua.
KPK sejatinya memanggil Presiden Direktur PT RDG Gibbrael Issak kemarin. Dia mangkir saat keterangannya dibutuhkan penyidik.
"Tidak hadir dan segera dilakukan penjadwalan pemanggilan kembali," ujar Ali.
KPK tidak mau gegabah dengan banyaknya desakan permintaan penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe. Lembaga Antikorupsi mempertimbangkan kemungkinan adanya kericuhan jika Lukas diseret ke Jakarta.
"Efek sesudahnya harus kita perhatikan supaya jangan sampai ada kerusuhan. Kami enggak menginginkan itu," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.
Alex mengatakan pihaknya mau mengutamakan pendekatan persuasif untuk memeriksa Lukas. Lukas diharap mau diperiksa setelah dibujuk oleh KPK. (Can)
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Gubernur Papua Lukas Enembe sering bepergian menggunakan jet pribadi. Dugaan ini didalami dengan memeriksa Pilot dari RDG Air Lines Sri Mulyanto pada Selasa, 4 Oktober 2022.
"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan penggunaan private jet oleh tersangka LE (Lukas Enembe) ke berbagai tempat," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Oktober 2022.
Ali enggan memerinci tempat yang dituju Lukas pakai jet pribadi itu. Namun, penggunaan jet pribadi itu diyakini berkaitdan dengan dugaan suap dan gratifikasi terkait pengerjaan infrastruktur di Papua.
KPK sejatinya memanggil Presiden Direktur PT RDG Gibbrael Issak kemarin. Dia mangkir saat keterangannya dibutuhkan penyidik.
"Tidak hadir dan segera dilakukan penjadwalan pemanggilan kembali," ujar Ali.
KPK tidak mau gegabah dengan banyaknya desakan permintaan penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe. Lembaga Antikorupsi mempertimbangkan kemungkinan adanya kericuhan jika Lukas diseret ke Jakarta.
"Efek sesudahnya harus kita perhatikan supaya jangan sampai ada kerusuhan. Kami enggak menginginkan itu," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.
Alex mengatakan pihaknya mau mengutamakan pendekatan persuasif untuk memeriksa Lukas. Lukas diharap mau diperiksa setelah dibujuk oleh KPK. (Can) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)